Analisis Kaidah Fiqih terhadap Kekerasan Seksual pada Anak berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020
Keywords:
Kebiri Kimia, Kaidah Fiqih, Kekerasan Seksual pada AnakAbstract
Meningkatnya angka kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia menempatkan negara dalam situasi darurat perlindungan anak. Pemerintah merespons kondisi ini melalui Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020 yang menetapkan kebiri kimia sebagai tindakan tambahan bagi pelaku. Kebijakan ini memicu perdebatan terkait aspek HAM dan etika medis, baik di tingkat nasional maupun global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pelaksanaan kebiri kimia dalam Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020 serta meninjau pengesahannya melalui perspektif kaidah fiqih. Menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif yang berbasis studi kepustakaan. Sumber data diperoleh dari peraturan perundang-undangan, kitab fiqh seperti Al-Qawa’id al-Fiqhiyyah karya Ahmad Muhammad Utsman al-Zarq, serta kajian ilmiah terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiri kimia merupakan hukum yang setimpal bagi kejahatan luar biasa, karena bersifat fleksibel dan berorientasi pada pencegahan keberulangan. Dalam perspektif Islam, kebijakan ini selaras dengan prinsip hifzh an-nasl (penjagaan keturunan) dan didukung oleh kaidah-kaidah dalam kitab Al-Qawaid al-Fiqhiyyah, yaitu adh-dhararu yuzalu, dar’ul mafasid aula minjalbil mashalih, dan adh-dhararu la yuzalu bi mitslihi. Analisis ini menegaskan bahwa perlindungan terhadap korban dan kemaslahatan umum harus didahulukan di atas hak individu pelaku yang telah merusak tatanan sosial, sehingga kebiri kimia dapat diterima sebagai bentuk ”ta’zir” yang sah dalam hukum Islam.
الملخص: يحلل هذا البحث الأبعاد الجمالية في اللغة العربية داخل كتاب تعليم المتعلم طريق التعلم للشيخ الزرنوجي، مع التركيز على فني الطباق والمقابلة والملاحظ أن الدراسات السابقة حول هذا الكتاب قد غلب عليها الجانب التربوي والصوتي، في حين ظل جانب المحسنات المعنوية بوصفها أداة لتعزيز الرسائل الأخلاقية قليل الاستقصاء والبحث . وباستخدام المنهج الوصفي التحليلي القائم على نظرية علم البديع لعبد العزيز عتيق، يهدف هذا البحث إلى بيان صور هذين الفنين ووظائفهما ودلالاتهما البلاغية . وقد خلصت الدراسة إلى ) استخراج سبع وأربعين مادة علمية، اشتملت على خمسة وثلاثين بيتا من الطباق غلب عليها طباق الإيجاب اثني عشر بيتا من المقابلة . وتظهر النتائج أن الشيخ الزرنوجي قد اعتمد استراتيجية التضاد المعنوي لتقرير الثنائيات الأخلاقية وتعميق القيم الروحية في نفوس طلبة العلم وينتهي البحث إلى أن استخدام الطباق والمقابلة في الكتاب لم يقف عند حد الزينة اللفظية، بل هو تجل لجدلية فكرية تعمل على تقوية الحجج الأخلاقية في تراث التربية الإسلامية الكلاسيكية.





